Usahakan yang Masih Bisa Diusahakan

Satu kalimat motivasi yang terus-menerus kubisikkan dalam hati selama proses pengiriman berkas ke SUIJI-Jepang

heute optimistisch sein. heute dem herzen folgen

Entah angin apa yang membuatku mendaftar program joint degree SUIJI, sebuah program kerjasama penelitian dan kuliah selama satu tahun di Jepang untuk program master ilmu-ilmu dari klaster agro (pertanian, kehutanan, kedokteran hewan, peternakan, dan teknologi pertanian) antara UGM-IPB-Unhas dengan Ehime University-Kagawa University-Kochi University. Awalnya aku lebih tertarik dengan program double degree AUN-KU di Kyoto yang mana saat selesai kita bisa dapat dua gelar master sekaligus (M.Sc dan M.Agr). Namun, dengan berbagai pertimbangan akhirnya kuurungkan niat mendaftar program AUN-KU tersebut. Setelahnya aku tidak terlalu banyak mencari info terkait kesempatan melakukan pertukaran mahasiswa ke luar negeri.

Inspirasi di Balik Nama : Nunung Nurlaela

Dosen, penulis, dan punya anak lima. Life goal-ku dicapai duluan sama mak Nunung nih :p hehehe

Nunung Nurlaela dan keluarganya

Ada yang pernah dengar istilah "pondok mertua indah"? Istilah untuk pasangan suami-istri yang hidup seatap dengan orangtua dari salah satu pihak ini dipopulerkan oleh Mak Nunung Nurlaela melalui bukunya yang diterbitkan oleh Gramedia. Buku yang merangkum beragam permasalahan yang timbul akibat tinggal bersama mertua sekaligus menyajikan solusinya ini layak dijadikan pedoman bagi pengantin baru (terutama yang akan tinggal bersama mertua selepas menikah). Meskipun ditulis oleh seorang perempuan, tetapi buku ini tetap sesuai jika dibaca oleh laki-laki yang tinggal di rumah orangtua istrinya. Konon, tinggal bersama mertua memang sangat rawan konflik, sehingga adanya buku ini dapat membantu mengurangi konflik yang mungkin terjadi dan membuat hubungan menantu-mertua lebih harmonis.

Teman Perjalanan Baru untuk Taukhtiku

 

 Assalamualaikum, kesayangan...

Masih ingatkah kamu dengan buku ini? Hadiah pertama darimu yang kamu berikan di hari ulang tahunku ke-20, kurang dari tiga tahun lalu. Hadiah yang kurasakan dipenuhi dengan ketulusan hati seorang saudari yang belajar mencintai saudarinya. 

Doa yang kau tulis di halaman pertama buku itu kuaminkan dengan sungguh-sungguh di dalam hati, berharap Allah peluk doa-doa kita, sepasang taukhti yang ikhlas belajar mencintai pasangan taukhtinya...

"Semoga suatu saat kita Allah izinkan backpacking bersama"